-->

Notification

×

Di Bukanya Dapur MBG Harga Sayuran Di Pasar Kemang Melonjak Tajam,Siapa Sebenarnya Yang Di Untungkan.

Juli 14, 2026 | Juli 14, 2026 WIB Last Updated 2026-07-13T18:00:42Z
KEMANG, BOGOR –Neodetik.com || Pembukaan dan mulai beroperasinya Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memunculkan kekhawatiran baru di kalangan masyarakat. Harga sayuran di Pasar PU Kemang tercatat melonjak secara drastis dan tidak wajar dalam waktu singkat, memicu pertanyaan besar: Apakah kenaikan ini berdampak nyata bagi kesejahteraan petani, atau justru menjadi ladang keuntungan sepihak bagi para pengepul dan tengkulak.14/7/26.
 
Lonjakan harga yang paling mencolok terjadi pada wortel. Pada Senin, 13 Juli 2026 siang, harga wortel masih stabil di angka Rp9.000 per kilogram. Namun tepat pukul 00.35 dini hari, harga tersebut melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp15.000 per kilogram—kenaikan lebih dari 60 persen dalam waktu kurang dari sehari.
 
Kenaikan yang begitu cepat dan tinggi ini patut dipertanyakan logikanya. Apakah peningkatan permintaan dari Dapur MBG langsung disalurkan nilainya ke petani di ladang? Atau justru celah permintaan itu dimanfaatkan oknum perantara untuk menaikkan harga secara berlebihan, sementara harga beli dari petani tetap tidak berubah?
 
Masyarakat menilai hal ini ironis. Program yang digagas untuk kesejahteraan rakyat, jika tidak diawasi ketat, berisiko justru membebani warga dan menguntungkan kelompok tertentu saja.
 
Kami meminta Dinas Ketahanan Pangan serta Dinas Perdagangan Kabupaten Bogor segera turun ke lapangan. Lakukan peninjauan mendalam, cek alur rantai pasok, dan pastikan kenaikan harga ini tidak berlangsung tanpa kejelasan. Jika ada praktik penimbunan atau permainan harga, harus segera ditindak tegas.
 
Harapannya, kehadiran program MBG justru menjadi peluang bagi petani lokal untuk mendapatkan harga layak, sekaligus menjaga harga pasar tetap terkendali bagi konsumen—bukan sebaliknya.

Red- ed 

 
 
×
Berita Terbaru Update