Polri Resmi Naikkan Pangkat 47 Perwira,
Wujud Apresiasi atas Dedikasi dan Kinerja,
Perkuat Transformasi Institusi Presisi
|| Sebanyak 47 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi menerima kenaikan pangkat dalam sebuah upacara yang digelar di Mabes Polri, (24/3/2026).
Kenaikan pangkat tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja para perwira dalam menjalankan tugas kepolisian.
Upacara kenaikan pangkat berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh pimpinan Polri, serta dihadiri oleh para pejabat utama Mabes Polri.
Dalam sambutannya, pimpinan Polri menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen tinggi.
Dari total 47 perwira yang menerima kenaikan pangkat, salah satu di antaranya menjadi sorotan karena merupakan rekan satu angkatan Kapolri. Fakta ini menarik perhatian, mengingat keduanya telah meniti perjalanan panjang bersama sejak masa pendidikan kepolisian hingga kini menduduki posisi strategis di institusi.
Sejumlah nama perwira tinggi yang mendapatkan kenaikan pangkat ke Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) antara lain Alfred Papare, Moffan Moedji Kawanti, serta Asep Guntur Rahayu. Mereka dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai penugasan strategis, baik di pusat maupun daerah.
Sementara itu, kenaikan pangkat ke Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) juga diberikan kepada puluhan perwira yang saat ini menduduki jabatan penting di tingkat Mabes maupun wilayah.
Di antaranya adalah Jermias Rontini dan Muhajir.
Tak hanya itu, dua personel juga menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) ke Brigjen Pol sebagai bentuk penghargaan khusus atas prestasi dan kontribusi luar biasa mereka.
Kedua perwira tersebut adalah Sambas Kurniawan dan Medyanta.
Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi dan pengabdian para perwira dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kenaikan pangkat ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan internal, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sistem promosi dan kenaikan pangkat yang berbasis kinerja menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan institusi yang profesional dan modern.
Para perwira yang menerima kenaikan pangkat diharapkan mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks, seiring dengan dinamika perkembangan situasi keamanan nasional.
Mereka juga dituntut untuk terus beradaptasi dengan perubahan serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dengan adanya kenaikan pangkat ini, Polri berharap para perwira dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum secara adil, serta mendukung transformasi Polri menuju institusi yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).
Red-Ervinna