Presiden Prabowo Nostalgia Bersama Mantan Ajudan TNI 30 Tahun Lalu, di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang
|| Prabowo Subianto menggelar pertemuan penuh kehangatan bersama para mantan ajudan dan pengawal yang pernah mendampinginya saat masih aktif berdinas di lingkungan militer sekitar 30 tahun lalu. Momen silaturahmi tersebut berlangsung di kediaman pribadinya di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang pada Minggu (8/3/2026).
Pertemuan ini menjadi ajang nostalgia bagi Presiden untuk mengenang masa-masa pengabdiannya ketika masih bertugas di Tentara Nasional Indonesia. Suasana hangat dan penuh keakraban terasa sejak awal pertemuan, ketika Prabowo menyambut satu per satu mantan ajudan dan pengawal yang pernah menjadi bagian dari perjalanan karier militernya.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus penghormatan kepada para prajurit yang dahulu pernah bertugas bersama Presiden.
“Pertemuan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus nostalgia bersama para mantan ajudan dan pengawal yang dulu pernah bertugas mendampingi beliau,” ujar Teddy dalam keterangannya.
Menurut Teddy, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai tanpa agenda resmi kenegaraan. Para tamu yang hadir disambut langsung oleh Prabowo dan dipersilakan untuk berbincang serta mengenang kembali berbagai pengalaman selama bertugas di masa lalu.
Dalam perbincangan yang berlangsung hangat, Prabowo tampak bertukar cerita dengan para mantan ajudannya mengenai berbagai pengalaman selama bertugas di TNI. Beragam kisah lama kembali diangkat, mulai dari cerita tugas pengamanan, latihan militer, hingga pengalaman lapangan yang pernah mereka jalani bersama ketika menjalankan tugas negara.
Beberapa mantan ajudan juga mengenang kedisiplinan dan kepemimpinan Prabowo selama menjadi perwira aktif di militer. Mereka menilai pengalaman bersama tersebut menjadi kenangan yang tidak terlupakan sekaligus membangun ikatan emosional yang kuat hingga saat ini.
Pertemuan itu juga menjadi simbol kuatnya hubungan persaudaraan antara Prabowo dan para prajurit yang pernah bekerja bersamanya.
Meskipun kini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Prabowo dinilai tetap menjaga kedekatan dengan para rekan lamanya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas para prajurit yang pernah mendampinginya dalam berbagai tugas selama masa dinasnya.
Ia menegaskan bahwa kebersamaan yang terjalin selama bertahun-tahun di dunia militer merupakan bagian penting dari perjalanan hidupnya.
Selain berbincang santai, para tamu juga menikmati jamuan makan bersama yang disiapkan di kediaman tersebut.
Suasana pertemuan berlangsung akrab dengan sesekali diselingi canda dan tawa ketika mereka mengingat kembali berbagai peristiwa lama yang pernah dialami bersama.
Bagi banyak pihak, pertemuan tersebut bukan sekadar reuni biasa, melainkan wujud penghargaan terhadap persahabatan dan solidaritas yang terbangun selama bertahun-tahun dalam lingkungan militer.
Sebagaimana diketahui, sebelum menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Prabowo memiliki karier panjang di TNI dan pernah memegang berbagai jabatan strategis di lingkungan militer. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kepemimpinannya hingga saat ini.
Teddy menambahkan bahwa Presiden memang dikenal tetap menjalin komunikasi dengan banyak kolega lama dari lingkungan militer. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas kebersamaan dan pengabdian yang pernah mereka jalani bersama.
“Beliau selalu menghargai hubungan yang telah terjalin lama dengan rekan-rekan di militer. Silaturahmi seperti ini menjadi cara untuk menjaga persaudaraan yang sudah terbentuk sejak puluhan tahun lalu,” kata Teddy.
Pertemuan di Hambalang itu pun berakhir dengan sesi foto bersama antara Presiden dan para mantan ajudan serta pengawalnya. Momen tersebut menjadi penutup hangat dari sebuah reuni yang sarat kenangan, sekaligus memperlihatkan eratnya hubungan persaudaraan yang tetap terjaga meski waktu telah berlalu puluhan tahun.
Red-Ervinna