BOGOR, kota,-Neodetik.com || Sebuah keluhan warga muncul terkait penanganan keamanan bentrokan suporter bola di wilayah Kota Bogor. Saat keributan pecah, seorang warga yang sedang melintas merasa takut dan segera meninggalkan sepeda motornya untuk menghindar agar tidak menjadi sasaran bentrokan.29 OKTOBER 2026
Tanpa diduga, motor yang ditinggalkan pemiliknya tersebut kemudian diamankan oleh anggota Polsek Bogor Barat. Ketika pemiliknya datang mengambil kendaraan yang sudah dijanjikan dapat diambil, prosesnya justru terkesan dipersulit. Di ruang petugas, salah satu oknum anggota mengeluarkan ucapan yang mengundang dugaan: “Sekarang saja uang kopinya, saya siap keluarkan kendaraannya.”
Pernyataan itu memicu kecurigaan publik adanya pungutan tidak resmi di balik pengembalian barang yang diamankan. Warga mempertanyakan: apakah warga yang hanya berusaha menghindari bahaya bentrokan justru harus membayar biaya tidak resmi untuk mendapatkan kembali kendaraan pribadinya?
Publik kini mendesak Paminal Polresta Bogor Kota untuk segera menindaklanjuti kasus ini:
- Lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan perilaku oknum anggota Polsek Bogor Barat
- Pastikan pengembalian kendaraan warga yang tidak bersalah berjalan lancar tanpa persyaratan tidak resmi
- Berikan klarifikasi resmi kepada masyarakat terkait kejadian ini agar kepercayaan terhadap kepolisian tetap terjaga
Kepolisian seharusnya menjadi pelindung warga, bukan mempersulit bahkan meminta imbalan kepada warga yang sudah merasa ketakutan akibat keributan.
Sumber: Redaksi Neodetik • 29 Oktober 2026
Catatan: Berita ini berdasarkan laporan keluhan warga, masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak Polresta Bogor Kota.
Red- tim