Proyek Ruko Citereup Menuai Sorotan,Selain Di Mark-up Oleh DPKPP, Di Duga CV.muda berkarya lestari, pekerja belum di bayar puluhanjuta Rupiah.
Bogor,citereup-neodetik.com || Sebanyak lebih dari sepuluh pekerja yang terlibat dalam pembangunan proyek ruko di kawasan Citereup, kecamatan Citereup , mengaku belum menerima pembayaran upah selama lebih dari dua bulan terakhir. Para pekerja mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk menghubungi pihak pemilik proyek, namun belum mendapatkan tanggapan yang jelas.
Proyek Ruko Citerup di duga di marak-up oleh dinas DPKPP, yang berpa waktu lalu menjadi sorotan tajam yang di muat oleh slah satu media online karena di duga di mark-up, kini muncul kepada kontraktornya dari l,CV.muda berkarya lestari tidak membayar upah tukang hingga puluhan juta Rupiah.24/02/26
Salah satu tukang yang enggan di sebut namnya masih berharap kepada dinas DPKPP bisa memanggil pemborongnya inisial A agar segera menyelesaikan upah saya.ujatnya
- Para pekerja terdiri dari tukang bangunan, tukang gali , dan pekerja umum yang telah berkontribusi pada tahap struktur dan finishing sebagian unit ruko Ruko Citereup kecewa dirinya belum di bayar tanpa kejelasan kurang lebih sepuluh orang merasa kecewa yang sangat mendalam.
- Menurut salah satu perwakilan pekerja, total jumlah upah yang belum dibayarkan mencapai puluhan juta rupiah, yang sangat berpengaruh pada kebutuhan hidup sehari-hari keluarga mereka.
- Pihak pekerja telah mencoba mengajukan keluhan ke ke kontraktor terkait dan berharap dapat segera mencapai kesepakatan dengan pemilik proyek agar upah dapat segera dibayarkan.
Sampai saat ini, pihak pemilik proyek belum dapat dihubungi untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan puluhan pekerja nya yang belum di bayar.
Red-ed