-->

Notification

×

Ketua umum PPUMI tuduh LSM IMW Penyebab Kematian Supir Dapur MBG Yayasan Jabal Quran,Histori Buah Pir Busuk.

Juni 05, 2026 | Juni 05, 2026 WIB Last Updated 2026-06-05T08:18:55Z
BOGOR –Neodetik.com || Kabar memilukan datang dari operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di bawah naungan Yayasan Jabal Quran, Bogor. Program yang sejatinya bertujuan menyehatkan masyarakat itu kini berbalut duka dan kontroversi menyusul meninggalnya seorang supir dapur.5/6/26.
 
Di luar fakta bahwa supir tersebut diduga tewas akibat kelelahan ekstrem saat menjalankan tugas, muncul tuduhan mengejutkan dari Ketua Umum PPUMI (Dr. Hj. Munifah Syanwani, M.Si) selaku pemilik sejumlah dapur MBG di wilayah Bogor. Alih-alih mengevaluasi sistem kerja dan kesejahteraan pekerjanya, pemilik yayasan tersebut justru menuding LSM IMW dan Ketua DPD IMW Jawa Barat, Edwar, sebagai penyebab langsung kematian sang supir.
 
Tuduhan serius itu tidak disampaikan secara terbuka maupun resmi, melainkan disebarkan melalui pesan percakapan aplikasi WhatsApp yang diteruskan oleh orang dekat pemilik yayasan.

 Pesan yang berisi pernyataan Ketua Umum PPUMI itu langsung disodorkan kepada pihak LSM IMW seolah-olah menjadi fakta yang tak terbantahkan.
 
Terkait tuduhan yang melayang ke arahnya, Edwar memberikan tanggapan tegas saat dikonfirmasi.
 
“Saya memang dituduh melalui orang dekatnya, bahwa kematian supir Dapur MBG milik Yayasan Jabal Quran itu karena saya. Dari mana asalnya penyebab itu? Di mana buktinya?” tegas Edwar, menampik keras tuduhan tanpa dasar tersebut.
 
Bukan hanya menolak fitnah, Edwar pun membuka fakta memalukan yang selama ini tertutupi dari pengawasan publik. Menurutnya, jauh sebelum kasus kematian supir ini terjadi, Dapur MBG Yayasan Jabal Quran itu sebenarnya sudah memiliki catatan buruk dalam pendistribusian makanan.
 
“Sejak awal beroperasi, dapur tersebut sudah bermasalah. Bahkan, pernah ditemukan menyajikan buah pir yang sudah busuk untuk dibagikan,” ungkap Edwar, menyoroti kualitas layanan yang dinilai jauh dari standar gizi dan kebersihan.
 
Hingga berita ini diturunkan, Ketua Umum PPUMI (Dr. Hj. Munifah Syanwani, M.Si) selaku pemilik yayasan beserta jajarannya justru memilih bungkam dan menolak memberikan klarifikasi apa pun terkait tuduhan liar terhadap LSM IMW maupun dugaan kelalaian yang menyebabkan kelelahan hingga merenggut nyawa bawahannya.
 
Publik pun kini menanti: apakah bungkamnya pemilik yayasan merupakan pengakuan diam-diam atas kelalaian di tempat kerja, atau sekadar cara menutupi buruknya manajemen Dapur MBG Yayasan Jabal Quran yang penuh kontroversi?
 
Red- Ed 
×
Berita Terbaru Update