JAKARTA –neodetik.com || Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Permas Nusantara menyatakan dukungan penuh atas sikap tegas Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang menolak usulan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Langkah ini dinilai sebagai manifestasi nyata dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional. Sabtu (11/04).
Sekretaris Jenderal DPP Permas Nusantara, Arief Budiman, menegaskan bahwa penolakan tersebut merupakan sinyal kuat bahwa pemerintah saat ini tidak akan mengorbankan kepentingan rakyat kecil di tengah fluktuasi ekonomi global.
"Kami di DPP Permas Nusantara mendukung penuh ketegasan Mas Wapres Gibran. Ini adalah bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil. Sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo, fokus utama saat ini adalah memastikan kesejahteraan rakyat. Gibran membuktikan bahwa anak muda memiliki kepekaan sosial yang tajam dan mampu menjadi pelindung bagi ekonomi masyarakat bawah," ujar Arief Budiman dalam keterangan resminya di Jakarta.
Lebih lanjut, Arief menekankan bahwa Gibran Rakabuming Raka adalah representasi otentik pemimpin muda masa kini. Menurutnya, Gibran bukan sekadar simbol generasi, melainkan motor penggerak bagi anak muda untuk berani mengambil tanggung jawab besar dalam memimpin negara.
"Mas Gibran telah mematahkan stigma mengenai kepemimpinan muda. Beliau tampil sebagai pemimpin yang taktis, solutif, dan berani mengambil posisi sulit demi rakyat. Ini adalah inspirasi bagi seluruh anak muda Indonesia bahwa mereka mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan ekonomi bangsa," tambah Arief.
Senada dengan DPP, Andy Sulistiawan Ketua DPD Permas Nusantara Jakarta juga menyampaikan apresiasinya. Dari perspektif daerah, kebijakan menjaga harga BBM tetap stabil adalah penyelamat bagi sektor-sektor produktif di akar rumput.
"Keputusan untuk tidak menaikkan harga BBM adalah angin segar bagi para pelaku UMKM dan sektor transportasi di daerah. Kami melihat Mas Gibran sebagai sosok yang tegak lurus pada perintah Presiden Prabowo untuk tidak membebani rakyat. Beliau adalah motor penggerak bagi kami di daerah, membuktikan bahwa pemimpin muda bisa tetap rendah hati namun sangat tegas dalam prinsip yang menyangkut hajat hidup orang banyak," ungkap Andy.
Ia juga menambahkan bahwa sosok Gibran telah menjadi preseden penting bagi sejarah kepemimpinan nasional. "Beliau adalah pembuka jalan yang menunjukkan bahwa generasi muda siap memimpin negara dengan kombinasi modernitas dan empati yang mendalam terhadap rakyat kecil."
Red- tim