BOGOR –Ndetik.com || Skandal memilukan kembali terungkap dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Sebuah dapur sentra yang berlokasi di kawasan Kandang Roda, Tarikolot, Blok Rawa, RT 07/06, Desa Nanggewer, Kecamatan Cibinong, diduga kuat menjadi sumber bahaya bagi ratusan siswa.
Dapur yang tercatat dengan nama ALS5R2I NANGGEWER ini diketahui menyuplai makanan dan minuman ke 8 sekolah di wilayah tersebut. Namun, kualitas yang diberikan justru sangat memprihatinkan dan membahayakan nyawa.
SUSU CIMORI ASEM, BERLENDIR, DAN KEDALUWARSA.
Kepanikan terjadi di salah satu sekolah penerima, yaitu SMAN 3 Bogor Asri. Saat paket dibagikan, siswa menemukan fakta mengerikan pada susu merek Cimori yang disediakan.
Seorang siswi yang meminta identitasnya disamarkan dengan nama Bungan menjadi saksi mata betapa menjijikkannya kondisi produk tersebut.
"Saya kaget banget pas mau minum, rasanya sudah asam menyengat dan teksturnya sudah berlendir. Pas dilihat tanggalnya, ternyata sudah lama kedaluarsa," ujar Bungan dengan nada ngeri.
Bagaimana mungkin makanan yang ditujukan untuk menunjang kesehatan anak sekolah justru berisi bahan-bahan yang sudah busuk dan berbahaya? Ini jelas merupakan bentuk kelalaian fatal dan kejahatan terhadap masa depan generasi bangsa.
ARYA,selaku humas dari pihak dapur MBG mengatakan tidak ada tuntutan dari sekolah,namun hal ini bukan tuntutan sekolah yang akan menjadi bahan evaluasi kinerja para pemilik dapur MBG
WARGA DAN ORANG TUA MURKA: TUTUP SAJA DAPUR INI!
Melihat kondisi yang sangat parah dan membahayakan tersebut, masyarakat, orang tua murid, dan pihak sekolah memberikan ultimatum keras kepada aparat penegak hukum dan dinas terkait.
Mereka menuntut agar dapur tersebut SEGERA DITINDAK LANJUT TEGAS, dan jika terbukti melanggar serta tidak memenuhi standar kelayakan, maka harus DITUTUP PERMANEN. Tidak boleh ada toleransi sedikit.
Red-ed