Notification

×

Iklan

Iklan

MENGERIKAN! DEKAT KANTOR PEMDA BOGOR ADA SARANG PROSTITUSI, TAWARKAN JASA 3SOME SECARA TERANG-TERANGAN, SATPOL PP DIUJI INTERGRITASNYA

April 12, 2026 | April 12, 2026 WIB Last Updated 2026-04-12T07:39:19Z
BOGOR –neodetik.com || Skandal moral yang memalukan terjadi tepat di jantung pemerintahan Kabupaten Bogor. Sebuah tempat usaha berkedok "Terapi Viktory" yang berlokasi di ruko depan CCM, Cibinong, diduga kuat telah berubah fungsi menjadi sarang prostitusi yang beroperasi secara terbuka, bahkan tidak segan menawarkan layanan penyimpangan seksual yang sangat vulgar .
 
Lokasi ini sangat strategis, hanya berjarak beberapa langkah dari lingkungan perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Bogor. Ironisnya, di tempat yang seharusnya menjadi simbol ketertiban dan keadilan ini, justru tumbuh subur bisnis maksiat yang merusak tatanan sosial masyarakat .
 
Berdasarkan informasi yang diterima, tempat tersebut tidak lagi bergerak di bidang kesehatan atau pijat refleksi sebagaimana namanya. Melainkan menjadi tempat transaksi jasa seks yang sangat bebas. Yang lebih mengejutkan dan sangat memalukan, mereka dengan berani menawarkan paket layanan khusus berupa "satu laki-laki melayani dua wanita" atau yang dikenal dengan istilah 3SOME .
 
Praktik ini dilakukan secara terang-terangan, seolah-olah tidak ada hukum dan aturan yang berlaku. Masyarakat sekitar merasa sangat geram dan terganggu, apalagi aktivitas ini sangat mudah diketahui oleh siapa saja, termasuk anak-anak dan remaja yang lewat di kawasan tersebut .
 
"Sudah lama kami curiga dan gerah. Ini bukan tempat terapi, tapi sarang perusak moral! Bagaimana bisa di depan mata kepala sendiri, dekat kantor pemerintah, ada tempat yang berani tawarkan jasa kotor seperti itu secara terbuka?" ujar salah satu warga dengan nada marah.
 
Masyarakat kini menuntut tindakan tegas dan nyata dari Satpol PP Kabupaten Bogor. Kasus ini menjadi ujian berat bagi integritas dan kewibawaan instansi tersebut. Apakah mereka berani bertindak tegas menutup tempat ini, atau justru akan membiarkan kebejatan moral ini terus terjadi di bawah hidung mereka sendiri?
 
"Kami minta Satpol PP segera turun tangan! Jangan ada kompromi, jangan ada kelambanan. Tutup tempat ini sekarang juga! Buktikan bahwa kalian masih punya harga diri sebagai penegak peraturan daerah," seru warga.
 
Hingga saat ini, belum ada tindakan penertiban yang dilakukan. Masyarakat pun menunggu, apakah Satpol PP akan diam saja atau benar-benar menunjukkan taringnya untuk membersihkan kawasan strategis ini dari penyakit masyarakat yang sangat parah ini.

Red- tim 
 
 
 
×
Berita Terbaru Update