-->

Notification

×

Bidan Nur Kholisah Warga Desa Dukuh Jeruk : Dari Air Mata Menuju Istana Kemenangan

Juli 29, 2026 | Juli 29, 2026 WIB Last Updated 2026-07-29T07:10:45Z
INDRAMAYU,— Neodetik.com || Sebuah kisah inspiratif tentang keteguhan hati, kesabaran, dan kebangkitan pasca-keterpurukan datang dari seorang tenaga medis sekaligus pengusaha asal desa Duku Jeruk kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Bidan Nur Kholisah. Setelah sempat hancur akibat ditipu oleh orang-orang kepercayaannya, ia kini sukses besar di Ibu Kota dan tengah bersiap mengambil alih kepemilikan sebuah rumah sakit di tanah kelahirannya.28/7/26.

*Badai Pengkhianatan di Karangampel*

Beberapa tahun lalu, Bidan Nur Kholisah dikenal sebagai sosok srikandi ekonomi di kawasan Karangampel, Indramayu. Dedikasinya di dunia kesehatan berhasil membawanya sukses merambah dunia bisnis melalui kepemilikan sebuah toko emas yang cukup berkembang saat itu.

Namun, roda berputar drastis ketika sifatnya yang terlalu pemaaf, dermawan, dan mudah percaya seringkali dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Nur Kholisah menjadi korban penipuan berantai dan manipulasi dari orang-orang yang paling ia percayai. Dalam sekejap, seluruh aset toko emasnya habis tak tersisa, menyisakan luka batin yang mendalam akibat pengkhianatan relasi dekatnya.

*Modal Doa dan Hijrah Tertatih ke Ibu Kota*

Berada di titik nadir tanpa materi yang tersisa, Nur Kholisah memilih untuk tidak menyerah pada takdir. Dengan langkah tertatih-tatih dan air mata yang belum kering, ia memutuskan hijrah ke Jakarta. Di tengah kerasnya kehidupan metropolitan, ia hanya bersandarkan pada doa, kepasrahan mutlak, dan keyakinan kepada Yang Maha Kuasa.

Ketulusan dan integritas yang tetap ia jaga di tengah badai kehidupan akhirnya membukakan jalan. Di Jakarta, Nur Kholisah dipertemukan dengan jaringan orang-orang baik, tokoh tokoh penting, mantan Gubernur DKI dan purnawirawan Jendral.

Menilai kejujuran dan rekam jejaknya Nur Kholisah yang bersih, seorang investor memberikan kepercayaan besar serta modal kerja kepadanya untuk mengelola sebuah lini bisnis Jual beli tanah berskala besar dalam dua tahu mendapatkan keuntungan milyaran rupiah dan dalam waktu yang singkat semua urusan hutang piutang tertutup semua.

*Kebangkitan Manis dan Rencana Besar untuk Indramayu*

Kepercayaan tersebut dijawab dengan kerja keras dan komitmen tanpa batas. Garis rezeki Nur Kholisah pun berubah secara dramatis. Bisnis yang dikelolanya berkembang pesat dari hari ke hari, mengangkat kembali derajatnya jauh melebihi kesuksesan masa lalunya.

Kini, hasil dari kerja kerasnya membuahkan kesuksesannya di Jakarta, Bidan NurKhotiah bersiap melakukan aksi korporasi kemanusiaan yang besar. Ia menjajaki rencana untuk membeli dan mengambil alih sebuah rumah sakit yang berlokasi di Kabupaten Indramayu.

Langkah besar ini bukan sekadar simbol pembuktian diri, melainkan wujud cinta dan pengabdian tulus seorang bidan yang ingin kembali melayani serta menyembuhkan masyarakat di tanah kelahirannya. Kisah perjalanan hidup Bidan Nur Kholisah menjadi bukti nyata bahwa kebaikan yang sempat diinjak-injak, jika dihadapi dengan sabar dan restu doa dari orang tua, akan berbuah manis pada waktunya. (Red-Ed)
×
Berita Terbaru Update