-->

Notification

×

Jembatan Gantung Sungai Ringin Rusak Parah masarakat butuh pemerintah turun tangan

Oktober 30, 2026 | Oktober 30, 2026 WIB Last Updated 2026-10-30T11:09:46Z
Kapuas Hulu,neodetik.com || Kondisi jembatan gantung Sungai Ringin yang berada di Dusun Sungai Ringin, Desa Seberu, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, mengalami kerusakan parah,30/10/26.
Kerusakan pada sejumlah bagian konstruksi jembatan kini menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari mengandalkan akses tersebut untuk beraktivitas.

Kondisi tersebut dilaporkan pada senin,26/10/2026 serta mendorong Kepala Dusun Sungai Ringin, Thomas Edison, meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk membangun kembali jembatan yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat setempat.

Thomas Edison menjelaskan, jembatan yang dibangun pada 2005 menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut merupakan akses vital bagi warga, khususnya anak-anak sekolah dan para petani lokal. Selain itu, jembatan tersebut juga menjadi jalur penghubung menuju jalan lintas selatan.

Menurutnya, kerusakan yang terjadi saat ini tidak bisa dianggap sepele. Sejumlah papan lantai jembatan dilaporkan telah patah dan mengalami pelapukan, sementara beberapa tali penyangga dalam kondisi mengkhawatirkan karena mengalami karat dan berisiko putus.

Kondisi tersebut berpotensi membahayakan masyarakat yang melintasi jembatan, terlebih bagi anak-anak sekolah yang membutuhkan akses aman untuk pergi dan pulang dari sekolah serta para petani yang mengandalkan jalur tersebut untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Thomas Edison berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi dapat segera turun tangan melakukan peninjauan dan mengambil langkah penanganan yang tepat.Ia menilai pembangunan kembali jembatan tersebut menjadi kebutuhan mendesak demi menjamin keselamatan pengguna sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

Masyarakat Dusun Sungai Ringin berharap aspirasi tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah. Jangan sampai kerusakan yang terus dibiarkan berlarut-larut menimbulkan risiko yang lebih besar hingga berujung pada kecelakaan yang merugikan masyarakat.

(Ajan)
×
Berita Terbaru Update