Notification

×

Iklan

Iklan

Kemenhub Perkuat Angkutan Laut Lebaran 2026, 841 Kapal Disiapkan Untuk Arus Mudik dan Balik

Maret 07, 2026 | Maret 07, 2026 WIB Last Updated 2026-03-06T21:06:37Z
Kemenhub Perkuat Angkutan Laut Lebaran 2026, 841 Kapal Disiapkan Untuk Arus Mudik dan Balik
Jakarta, neodetik.com
|| Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan sebanyak 841 kapal dengan total kapasitas angkut sekitar 3,2 juta penumpang untuk melayani masyarakat selama masa Angkutan Laut Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik pada perayaan Hari Raya Idulfitri tahun ini, yang diperkirakan akan diwarnai dengan tingginya mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa kesiapan armada serta layanan pelabuhan menjadi fokus utama pemerintah dalam mendukung perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran.
“Khusus untuk operasional angkutan laut Lebaran, pemerintah telah menyiapkan 841 kapal dengan total kapasitas angkut mencapai sekitar 3,2 juta penumpang. Oleh sebab itu, pemerintah memastikan kesiapan armada dan layanan pelabuhan untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode Lebaran,” ujar Menhub Dudy, dikutip dari laman resmi Kemenhub, (6/3/2026).

Menurut Dudy, moda transportasi laut memiliki peran yang sangat strategis dalam sistem transportasi nasional, terutama dalam menghubungkan wilayah kepulauan yang tersebar luas di Indonesia. Angkutan laut juga menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat di daerah terpencil, terluar, dan perbatasan yang belum sepenuhnya terjangkau oleh moda transportasi darat maupun udara.

Dengan karakteristik geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, kehadiran armada kapal yang memadai menjadi kunci utama dalam menjamin kelancaran arus mudik masyarakat, khususnya bagi warga yang melakukan perjalanan antarpulau.
Oleh karena itu, Kemenhub telah menyiapkan berbagai langkah konkret guna memastikan kecukupan layanan angkutan laut selama periode Lebaran tahun ini, baik dari sisi kesiapan armada, fasilitas pelabuhan, maupun manajemen operasional pelayaran.

Dalam rangka menjamin keselamatan pelayaran, Kemenhub telah melaksanakan proses uji kelaiklautan terhadap seluruh kapal yang akan beroperasi selama masa Angkutan Laut Lebaran 2026. Pemeriksaan tersebut mencakup berbagai jenis kapal, mulai dari kapal penumpang, kapal penyeberangan, kapal cepat, kapal tradisional, hingga kapal wisata.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kondisi teknis kapal, perlengkapan keselamatan, serta kelayakan operasional lainnya.

Selain itu, kompetensi awak kapal juga menjadi perhatian penting dalam memastikan standar keselamatan pelayaran tetap terjaga.
Menhub menegaskan bahwa keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026, mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik.
“Kita harus memastikan bahwa layanan angkutan laut selama Lebaran berlangsung aman, selamat, nyaman, tertib, dan lancar. Untuk kesekian kalinya saya menegaskan, tidak ada kompromi terhadap aspek keselamatan,” tegas Dudy.

Selain kesiapan armada, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada peningkatan sarana dan prasarana di pelabuhan.
Kemenhub meminta seluruh pengelola pelabuhan untuk memastikan kesiapan fasilitas pendukung seperti terminal penumpang, ruang tunggu, fasilitas kesehatan, serta sistem informasi yang mudah diakses masyarakat.

Fasilitas yang memadai di pelabuhan diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik, sekaligus mendukung kelancaran arus penumpang selama masa angkutan Lebaran.
Pengaturan jadwal pelayaran juga akan dilakukan secara disiplin guna menghindari penumpukan penumpang. Jika diperlukan, pemerintah juga membuka kemungkinan penambahan kapasitas kapal untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Selain itu, optimalisasi manajemen trafik kapal akan dilakukan agar pergerakan kapal di pelabuhan dapat berjalan lebih efisien dan tertib.

Dudy menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran tidak hanya bergantung pada kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga pada koordinasi yang solid antara pemerintah, operator pelayaran, dan seluruh pemangku kepentingan di sektor transportasi.
Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas memberikan pelayanan yang humanis dan inklusif kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan anak-anak.
“Kualitas penyelenggaraan angkutan Lebaran tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh integritas seluruh jajaran Kementerian Perhubungan. Tanpa integritas, kerja-kerja teknis yang baik sekalipun dapat kehilangan maknanya,” ujarnya.

Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat sekaligus upaya mendorong pemerataan arus mudik, pemerintah kembali menghadirkan program tiket kapal gratis dengan kuota lebih dari 66 ribu penumpang.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan stimulus bagi sektor transportasi dan perekonomian daerah selama periode mudik Lebaran.

Pendaftaran program mudik gratis tersebut dibuka mulai 6 Maret 2026, dengan periode keberangkatan antara 11 Maret hingga 6 April 2026.
Selain program tiket gratis, pemerintah juga memberikan potongan tarif sebesar 30 persen untuk seluruh trayek kapal public service obligation (PSO) milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) kelas ekonomi. 

Kebijakan ini mencakup lebih dari 445 ribu tiket kapal yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Menurut Menhub, kebijakan diskon tarif tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik dengan biaya yang lebih terjangkau sekaligus mendorong distribusi arus penumpang agar lebih merata di berbagai wilayah.
“Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung distribusi arus mudik yang lebih merata,” kata Dudy.

Dengan berbagai langkah persiapan tersebut, pemerintah berharap penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang hendak merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

Red-Ervinna
×
Berita Terbaru Update