Notification

×

Iklan

Iklan

Oknum Perangkat Desa Tlajung Udik Kaurpem Diduga Selingkuhi Istri Warga berinisial "L", (IMW): Moral Bejat, Kades Jangan Tutup Mata!

Maret 12, 2026 | Maret 12, 2026 WIB Last Updated 2026-03-12T15:33:56Z

BOGOR – neodetik.com || Jagat media sosial dan masyarakat Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, dihebohkan dengan dugaan skandal perselingkuhan yang melibatkan seorang oknum pegawai desa Kaurpem yang bernama andi dengan seorang wanita yang berstatus istri sah orang lain yang bernama Lia. Ironisnya, wanita tersebut juga merupakan warga desa setempat.

Meski tersiar kabar bahwa permasalahan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak-pihak terkait, namun sorotan tajam terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Perbuatan tersebut dinilai telah mencederai marwah perangkat desa sebagai pelayan masyarakat yang seharusnya menjadi teladan moral.

Kecaman Keras dari DPD IMW,INDONESIA MORALITI WACT (EDWAR)Kabupaten Bogor
Menanggapi fenomena tersebut, Ketua ketua (IMW)Kabupaten Bogor, ahirnya angkat bicara. Dengan nada geram, ia menyayangkan perilaku oknum pegawai desa tersebut yang dianggap sudah melampaui batas etika dan norma sosial.

"Ini adalah bentuk perbuatan yang sangat tidak layak dicontoh, apalagi pelakunya adalah seorang pelayan masyarakat di tingkat desa. Sebagai aparatur, mereka digaji untuk melayani, bukan malah merusak rumah tangga warganya sendiri. Ini sungguh moral yang bejat!" tegas Musonef dalam keterangannya, Jumat (27/02/2026).

Edwar juga menekankan bahwa Kepala Desa (Kades) Tlajung Udik tidak boleh tinggal diam melihat ulah bawahannya yang mencoreng nama baik instansi pemerintahan desa.

Kades Harus Berani Ambil Langkah Tegas
Menurut Edwar, penyelesaian secara "kekeluargaan" tidak serta-merta menghapus konsekuensi administratif bagi oknum tersebut. Ia mendesak Kades Tlajung Udik untuk menunjukkan integritasnya sebagai pemimpin dengan memberikan sanksi yang nyata.

"Kades Tlajung Udik harus bertanggung jawab atas ulah bejat bawahannya. Jangan didiamkan saja! Perihal mereka sudah menyelesaikan secara kekeluargaan, itu urusan personal, tapi secara profesi, ini bukan perbuatan biasa. Harus ada tindakan tegas dan efek jera bagi pelaku agar kejadian serupa tidak terulang," tambah Edwar.

Ia mengingatkan bahwa jika tidak ada tindakan tegas, maka kepercayaan masyarakat terhadap aparat desa akan runtuh.

"Jika dibiarkan tanpa sanksi berat, masyarakat akan menganggap perilaku amoral seperti ini adalah hal lumrah di lingkungan pemerintahan desa. Kami di ketua DPD IMW akan terus mengawal kasus ini sampai ada kejelasan sanksi yang diberikan," tutupnya.

Red-sy
×
Berita Terbaru Update