Notification

×

Iklan

Iklan

Testpit Trase Jalan di Lawang Gintung Berlangsung, FKPP Soroti Dangkalnya Galian Area Sumur 7

Maret 11, 2026 | Maret 11, 2026 WIB Last Updated 2026-03-11T09:11:36Z
Testpit Trase Jalan di Lawang Gintung Berlangsung, FKPP Soroti Dangkalnya Galian Area Sumur
BOGOR-neodetik.com || Test pit untuk mengetahui kandungan arkeologis di trase jalan baru dan Kawasan Sumur 7 Lawang Gintung, kini tengah berlangsung dan sudah berjalan selama 4 hari, kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim BPK9 Jawa Barat. Pada Selasa (10/03/2026).

Test pit arkeologis adalah metode ekskavasi skala kecil berupa penggalian lubang uji untuk menampakkan, mengidentifikasi, dan menilai potensi tinggalan arkeologis (benda cagar budaya) yang terpendam di bawah permukaan tanah. 

Kordinator tim test pit, dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK9) Jawa Barat, Yudis, menyampaikan bahwa timnya sedang melakukan test pit ditrase jalan baru untuk mengetahui apakah ada tinggalan arkeologis yang terkandung didalamnya, selama 8 hari ini.

"Kami telah melakukan test pit ditrase jalan, tujuanya untuk mengumpulkan data, terutama temuan arkeologis yang ada didalam tanah, kita melakukan test pit dilokasi ini, mau menelusuri apakah masih ada tinggalan-tinggalan arkeologis ataupun ataupun yang lainya. disini kita melakukan kegiatan selama 8 hari, dan ini masih berjalan, dan yang ibu bapak liat kotak kotak test pit ini sudah kami lakukan selama 4 hari,  
dan nantinya akan terus berkembang," Ujarnya.

Dalam penelitiannya selama 4 hari ini, timnya belum menemukan temuan arkeologis yang signifikan, kemungkinan sudah terjadi transformasi atau terkena peristiwa-peristiwa alam.

"Beberapa kotak indikasinya, belum ditemukan, (temuan arkeologis) kita tidak tau seperti apa mungkin sudah terjadi transformasi, atau mungkin ada peristiwa-peristiwa bencana seperti longsor, hasil dari test pit itu tidak ada indikasi penemuan," Terangnya.

Ia menambahkan bahwa proses ekskavasi itu, tidak seperti menggali sumur, ada metodenya. Diantaranya dikupas per 20CM. dan selama 4 hari itu ia tidak menemukan temuan arkeologis diarea tersebut.

"Ekskavasi itu tidak seperti menggali sumur ada metode nya, itu kita kupas per 20Cm.selama 4 hari ini kita membuka 7 atau 8 kotak, ini kita belum menemukan temuan arkeologis," Pungkasnya.

Disisi lain, Petinggi FKPP, Luthfi Suyudi, mengkritisi proses test pit tersebut, dikarenakan hanya menggali kedalaman beberapa meter saja, padahal Sumur 7 terkubur sedalam 7 meter dibawah urugan tanah. Ia berharap agar pihak BPK9 menggali sepenuhnya area sumur 7, agar rahasia dibaliknya bisa terungkap.

" Mereka hanya menggali beberapa meter saja, padahal sumur 7 terkubur urugan sedalam 7 meter, saya berharap agar digali semua agar rahasia dibaliknya bisa terungkap," Pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update