Bogor –neodetik.com || Banjir yang terus berulang setiap musim hujan di wilayah Setu Cikaret RT 04/07, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, kembali menuai sorotan tajam dari masyarakat. Kondisi ini bukan lagi sekadar bencana alam biasa, melainkan cerminan nyata lemahnya penanganan dan minimnya keseriusan pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan klasik yang tak kunjung selesai.
Warga setempat mengeluhkan genangan air yang kerap merendam permukiman hingga berhari-hari. Aktivitas masyarakat lumpuh, kerugian materi tak terhindarkan, dan yang lebih memprihatinkan, ancaman kesehatan terus menghantui. Ironisnya, kondisi ini terus berulang setiap tahun tanpa solusi konkret yang menyentuh akar persoalan.“Ini bukan kejadian baru. Setiap musim hujan, kami selalu jadi korban.
Tapi sampai sekarang, belum ada langkah nyata yang benar-benar menyelesaikan masalah,” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa.Banjir yang terjadi diduga kuat akibat buruknya sistem drainase, pendangkalan setu, serta lemahnya pengawasan terhadap alih fungsi lahan di sekitar kawasan tersebut. Namun sayangnya, hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dan terukur dari pemerintah Kabupaten Bogor.Masyarakat pun menyampaikan himbauan keras kepada Bupati Bogor agar tidak lagi mengabaikan penderitaan warganya.
Mereka menuntut adanya langkah konkret, bukan sekadar janji atau peninjauan sesaat yang tidak berdampak signifikan.“Jangan tunggu korban lebih banyak. Kami butuh solusi nyata, bukan sekadar wacana,” tegas warga lainnya.Sudah saatnya pemerintah daerah turun tangan secara serius dengan melakukan normalisasi Setu Cikaret, perbaikan sistem drainase, serta penertiban tata ruang yang diduga menjadi salah satu penyebab utama banjir.
Transparansi dan keberpihakan kepada rakyat harus menjadi prioritas, bukan sekadar retorika.Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin terkikis. Banjir yang berulang bukan hanya soal air yang meluap, tetapi juga kegagalan dalam menjalankan tanggung jawab terhadap
keselamatan dan kesejahteraan rakyat.
Red- firly