Bogor,sentul-NEODETIK.COM ||
Dalam upaya memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Diklat Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Tahun 2026 selama 3 hari di Hotel Lor In Sentul (20-22/2026)
Kegiatan ini dilaksanakan di Lor In Sentul Hotel dan diikuti oleh aparatur desa dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta pemahaman aparatur desa dalam menjalankan roda pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran aparatur desa sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas menjadi kebutuhan mendesak di tengah dinamika pembangunan dan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa aparatur desa memiliki kemampuan yang mumpuni, baik dalam aspek administrasi, pengelolaan keuangan desa, hingga pemanfaatan teknologi informasi,” ujarnya.
Materi yang disampaikan dalam diklat ini mencakup berbagai aspek penting, di antaranya:
Tata kelola pemerintahan desa yang baik (good governance)
Pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel
Penyusunan perencanaan pembangunan desa berbasis partisipatif
Peningkatan pelayanan publik
Pemanfaatan digitalisasi dalam administrasi desa
Para peserta juga mendapatkan pembekalan langsung dari narasumber yang kompeten, baik dari kalangan akademisi, praktisi pemerintahan, maupun lembaga terkait lainnya.
Selain sesi materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif dan studi kasus yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap berbagai persoalan nyata yang dihadapi di desa masing-masing.
Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan dan kemampuan dalam menjalankan tugas di desa. “Kami mendapatkan banyak ilmu baru, terutama dalam pengelolaan administrasi dan keuangan desa yang lebih tertib dan transparan,” ungkapnya.
DPMD Provinsi Jawa Barat berharap, melalui kegiatan ini, aparatur desa dapat lebih siap menghadapi tantangan pembangunan serta mampu mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan.
Selain itu, peningkatan kapasitas ini juga diharapkan mampu menciptakan pemerintahan desa yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera melalui penguatan sumber daya manusia aparatur desa.
Red- Firly Nugraha