Kabupaten Bogor, Neodetik.com || Aksi pencurian kembali meresahkan masyarakat. Kali ini, warung milik orang tua siswa serta gudang milik Sekolah Sepak Bola (SSB) Alaska Cikempong yang berada di Lapangan Katar, Jalan Swadaya Cikempong, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, menjadi sasaran pembobolan oleh kawanan maling pada Jumat dini hari. (12/6/2026)
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui saat pemilik warung dan pengelola SSB datang ke lokasi pada pagi hari.
Mereka mendapati kondisi pintu warung dan gudang telah dirusak, sementara sejumlah barang dagangan serta perlengkapan sepak bola yang tersimpan di dalam gudang raib digondol pelaku. Barang-barang yang hilang antara lain berbagai makanan dan minuman yang dijual di warung, perlengkapan latihan sepak bola, serta sejumlah peralatan pendukung kegiatan SSB Alaska Cikempong.
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Korban dalam peristiwa ini adalah pemilik warung yang akrab disapa Mamah Abang serta pengelola SSB Alaska Cikempong yang menyimpan sejumlah peralatan di gudang tersebut.
“Barang-barang yang hilang bukan hanya milik pengelola, tetapi juga menjadi sarana penunjang kegiatan anak-anak yang berlatih sepak bola. Kami sangat menyayangkan kejadian ini,” ujar Mamah Abang pemilik warung
Warga sekitar menduga pelaku telah mengamati lokasi terlebih dahulu sebelum melancarkan aksinya.
Pasalnya, pelaku diduga mengetahui kondisi lingkungan sekitar yang relatif sepi pada malam hari.
Masyarakat setempat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku dan mengembalikan rasa aman di lingkungan tersebut. Warga juga meminta peningkatan patroli keamanan, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Selain menimbulkan kerugian materi, aksi pencurian itu juga mengganggu aktivitas para siswa yang rutin berlatih di lapangan tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tindak kriminal masih mengintai fasilitas umum maupun usaha kecil masyarakat. Diperlukan kerja sama antara warga, pengelola fasilitas, dan aparat keamanan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem pengamanan lingkungan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak korban dikabarkan tengah menginventarisasi seluruh barang yang hilang dan berkoordinasi dengan pihak berwenang guna menindaklanjuti kasus tersebut.
Polisi diharapkan segera mengungkap pelaku serta motif di balik aksi pembobolan yang merugikan masyarakat dan dunia pembinaan olahraga usia dini tersebut. (Firly)