CITEREUP—Neoderik.com || Nasib memilukan menimpa Mak Itoh, seorang lansia yang hidup sebatang kara di RT 03 RW 05, Kampung Tegal Jambu, Desa Sukahati, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor. Sudah hampir tiga hari ia terbaring lemah dalam kondisi koma di ruang ICU RSUD Bhakti Pajajaran, Cibinong, akibat jatuh ke dalam sumur kosong yang menimpanya Jumat lalu, 14 Agustus 2026.
Musibah berawal saat tetangganya, Ibu Iim, tidak sengaja menginjak penutup sumur yang sudah rapuh. Saat jatuh, Ibu Iim secara refleks berpegangan dan menarik Mak Itoh — sehingga keduanya terperosok bersama ke dalam sumur kosong yang dalam.
Ibu Iim kini sudah sadar dan dirawat di ruang rawat inap rumah sakit yang sama. Namun nasib Mak Itoh jauh lebih berat. Tubuhnya yang renta dan sebatang kara kini terbaring tak sadarkan diri, ditemani hanya oleh doa dan keprihatinan warga.
HANYA DOA DAN HARAPAN TOLONG
Keadaan Mak Itoh yang masih bertarung nyawa di ICU menyisakan keprihatinan mendalam bagi seluruh warga Kampung Tegal Jambu.
"Semoga saja ada pihak yang berkenan membantu meringankan bebannya," ujar warga dengan suara bergetar.
Mak Itoh tak memiliki siapa-siapa. Tak ada keluarga yang menjaga, tak ada biaya yang disiapkan. Ia hanya seorang lansia sebatang kara yang kini bertarung melawan maut seorang diri.
DESAKAN BANTUAN UNTUK MAK ITOH
Warga memohon kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, Dinas terkait, serta Pemerintah Kecamatan Citereup agar segera turun tangan. Bantuan apa pun — biaya pengobatan, perawatan, hingga jaminan hidup ke depannya — sangat dibutuhkan. Jangan biarkan Mak Itoh yang hidup sebatang kara ini berjuang sendirian mempertahankan nyawa dan kesembuhannya.
Red- tim