BOGOR,-Neodetik.com || Menjelang H-4 aksi penyerahan, gelombang perlawanan rakyat semakin membesar. Petisi 26 Tolak Korupsi Kabupaten Bogor kini berpacu waktu menggalang satu juta tanda tangan untuk memerangi korupsi yang merajalela dan mencekik pembangunan serta kesejahteraan warga,24/9/26.
Semakin mendekati hari pelaksanaan, antusiasme warga tak surut justru melonjak. Setiap jam, ratusan nama berdatangan — bukti nyata rakyat sudah tidak tahan lagi menanggung beban akibat ulah oknum yang menganggap anggaran negara milik pribadi.
Korupsi di Kabupaten Bogor bukan lagi sekadar dugaan — sudah terbukti dari penggeledahan KPK di sejumlah dinas, proyek siluman tanpa pengawasan, birokrasi saling lempar tanggung jawab, hingga warga kesulitan air bersih sementara dana kekeringan entah ke mana. Rakyat tidak buta, rakyat tidak diam.
“Satu juta tanda tangan ini bukan sekadar angka. Ini suara jutaan warga yang menuntut keadilan, pengembalian uang rakyat, dan pembersihan menyeluruh dari sistem pemerintahan yang busuk,” tegas perwakilan Petisi 26.
Tanda tangan ini akan diserahkan sebagai mandat rakyat kepada pihak berwenang — KPK, Kejaksaan, dan DPRD — agar segera mengusut tuntas setiap nama yang terlibat, tanpa pandang kedudukan, tanpa pandang kekuasaan.
H-4. Semakin dekat, semakin keras. Bogor Bersatu — Korupsi Mundur!
Redaksi neodetik.com