-->

Notification

×

Warga Citereup Menjerit Butuh bantuan Air, pejabat Bogor saling lempar tak pedulikan rakyatnya

September 07, 2026 | September 07, 2026 WIB Last Updated 2026-09-07T12:24:28Z


BOGOR-Neodetik.com || Ratusan warga di RT 01, 02, 03 Kampung Jamakir dan Kampung Tegal Jambu, Desa Sukahati, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, kini menjerit membutuhkan air bersih Musim kemarau memanjang membuat sumur dan mata air warga mengering total. 7/9/26.
Air bersih menjadi barang langka yang nyaris mustahil didapatkan. Namun ketika warga berusaha meminta bantuan kepada pihak berwenang, yang mereka temukan bukan solusi melainkan saling lempar tanggung jawab.
 MINTA AIR BERSIH, DARI PDAM HINGGA DPRD SAMA-SAMA LEMPAR TERKESAN TAK PEDULI LAGI DENGAN MASARAKAT NYA.
 
Warga telah berupaya menghubungi sejumlah pejabat dan instansi terkait, namun respon yang diterima sungguh memprihatinkan:
 
- Arfur (PDAM) — dihubungi warga, tidak memberikan jawaban pasti, justru mengarahkan ke pihak lain
- H. Agus Salim, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor — yang seharusnya memperjuangkan aspirasi rakyat, justru terkesan tidak ada tindak lanjut nyata
- Kadis Damkar Yudi — instansi yang memiliki sarana tangki air, pun terkesan mengabaikan permohonan mendesak warga
 
"Kami minta bantuan air bersih, bukan minta uang. Tapi dari PDAM, Dewan, hingga Dinas Damkar, semuanya saling lempar. Siapa yang mau bertanggung jawab?" — keluh perwakilan warga.
 
BOBROKNYA BIROKRASI: RAKYAT SUSAH, PEJABAT LEMPAR TANGGUNG JAWAB
 
Fakta bahwa warga harus menjerit meminta air bersih — kebutuhan paling dasar manusia — namun justru dihadapkan pada birokrasi yang saling melempar tanggung jawab, membuktikan kebobrokan sistem di Kabupaten Bogor. 

Pejabat yang dipilih dan ditunjuk untuk melayani rakyat justru seolah-olah tidak peduli ketika rakyat benar-benar membutuhkan pertolongan.
 
"Bobroknya birokrasi Kabupaten Bogor diciptakan oleh para manusia yang berkuasa. Warga menderita kekeringan, meminta bantuan air, malah saling lempar. Di mana rasa tanggung jawab para pemangku jabatan?"
 
AIR ADALAH HAK — BUKAN KEMURAHAN HATI PEJABAT
 
Warga RT 01, 02, 03 Kp. Jamakir dan Kp. Tegal Jambu menegaskan: air bersih adalah hak dasar warga negara, bukan bantuan amal yang harus dipinta berulang-ulang dengan penuh kesulitan. Pemerintah Kabupaten Bogor wajib memastikan ketersediaan air bersih bagi seluruh warganya, apalagi di tengah kondisi darurat kekeringan.
 
DESAKAN TEGAS: BERI AIR SEKARANG, JANGAN LAGI LEMPAR TANGGUNG JAWAB
 
Warga mendesak Bupati Bogor segera memerintahkan instansi terkait — PDAM, Dinas Damkar, Dinas Sosial, dan Dinas PUPR — untuk segera mengirimkan bantuan air bersih ke wilayah Desa Sukahati, Kecamatan Citereup. 

Jangan biarkan warga menderita hanya karena birokrasi yang beku dan pejabat yang saling melempar tanggung jawab.
 
"Kami butuh air, bukan janji. Kami butuh tindakan, bukan alasan. Sampaikan ke Bupati: warga Sukahati sudah tidak tahan lagi."
 
Redaksi: tim
×
Berita Terbaru Update