Notification

×

Iklan

Iklan

Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Kesatuan Sebagai Kekuatan Bangsa

Maret 05, 2026 | Maret 05, 2026 WIB Last Updated 2026-03-05T04:08:20Z
Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Kesatuan Sebagai Kekuatan Bangsa
Jakarta, neodetik.com
|| Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks dan berpotensi memengaruhi stabilitas sosial di dalam negeri.

Presiden menilai bahwa persatuan merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus menjadi kekuatan besar bagi Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang.
Penegasan tersebut disampaikan melalui keterangan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, usai menghadiri pertemuan dengan Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, (04/03/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyampaikan pesan khusus kepada seluruh elemen bangsa agar terus menjaga kekompakan dan kebersamaan demi menjaga keharmonisan kehidupan berbangsa.
“Pesan khusus dari Presiden supaya kita semua, bangsa Indonesia, menjaga persatuan, menjaga kekompakan, menjaga kebersamaan, karena situasi global seperti sekarang ini memudahkan masyarakat berpikir menurut cara pandang masing-masing dan itu berpotensi untuk merusak keharmonisan kita, keakraban kita, dan kekompakan kita dalam berbangsa dan bertanah air,” ujar Ahmad Muzani dalam keterangannya.

Menurut Muzani, Presiden Prabowo menilai bahwa perkembangan global yang sangat cepat, terutama dalam bidang teknologi informasi dan media sosial, membuat masyarakat semakin mudah terpapar berbagai pandangan dan ideologi dari berbagai belahan dunia. Kondisi ini, apabila tidak disikapi dengan bijak, dapat menimbulkan perbedaan yang berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat.
Karena itu, Presiden menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan harus menjadi komitmen bersama seluruh rakyat Indonesia.

Dengan menjaga semangat kebersamaan, bangsa Indonesia diyakini mampu menghadapi berbagai tantangan global sekaligus mempertahankan stabilitas nasional yang menjadi dasar utama pembangunan negara.

Lebih lanjut, Ahmad Muzani menegaskan bahwa setiap kebijakan dan langkah yang diambil oleh Presiden selalu didasarkan pada kepentingan nasional serta komitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Presiden selalu mengatakan bahwa apa yang dilakukannya adalah demi untuk bangsa dan demi menjaga persatuan, demi menjaga keutuhan, dan demi keutuhan Republik Indonesia,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muzani juga mengungkapkan bahwa salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk memperkuat persatuan bangsa adalah dengan membuka ruang dialog dengan berbagai tokoh nasional. Pertemuan antara Presiden dengan para pemimpin masyarakat dan tokoh bangsa dinilai sebagai langkah penting untuk menyerap aspirasi serta memperkaya perspektif dalam proses pengambilan kebijakan negara.

Forum pertemuan tersebut menjadi wadah bagi para tokoh nasional untuk menyampaikan pandangan, gagasan, serta masukan mengenai berbagai isu strategis yang tengah dihadapi bangsa. Presiden, menurut Muzani, menyambut baik setiap masukan yang disampaikan dan menjadikannya sebagai referensi dalam merumuskan kebijakan pemerintahan.
“Presiden menerima pandangan itu dengan senang hati, dan sebagai sebuah masukan yang oleh beliau menjadikan referensi dalam pengambilan keputusan,” jelasnya.

Selain itu, Presiden juga berkomitmen untuk terus membangun sistem pemerintahan yang terbuka, inklusif, dan kolaboratif. Hal tersebut dianggap penting agar seluruh elemen bangsa dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan nasional.
Ahmad Muzani menegaskan bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo saat ini menempatkan dialog dan keterbukaan sebagai bagian penting dari tata kelola pemerintahan.

Dengan membuka ruang diskusi yang luas, pemerintah berharap berbagai persoalan bangsa dapat diselesaikan secara bersama-sama melalui semangat musyawarah dan kebersamaan.
“Pada prinsipnya Presiden sangat terbuka terhadap pandangan, pemikiran dari semua para pemimpin masyarakat, pemimpin bangsa,” pungkasnya.

Pemerintah berharap dengan semakin kuatnya persatuan dan kesatuan bangsa, Indonesia dapat terus menjaga stabilitas nasional sekaligus mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Persatuan dinilai bukan hanya menjadi kekuatan sosial, tetapi juga modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Red-Ervinna
×
Berita Terbaru Update