BOGOR,-Ndetik Com || Proyek pembangunan Alun-Alun Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor kini tengah memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Proyek infrastruktur publik yang menelan anggaran fantastis sebesar Rp11,16 miliar tersebut diterpa isu miring terkait kualitas material yang digunakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek bernilai miliaran rupiah ini bersumber penuh dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor. Adapun bertindak sebagai kontraktor pelaksana atau perusahaan pemenang tender lelang adalah CV Melu Jaya Lestari.
Dugaan penyimpangan mencuat setelah warga sekitar mendapati adanya material yang dinilai tidak layak untuk proyek dengan anggaran sebesar itu. Andi, seorang warga setempat, mengungkapkan rasa kaget dan herannya saat melihat langsung proses pemasangan pagar pembatas alun-alun.
"Kami jelas kaget dan heran, proyek dengan anggaran sebesar ini tapi pagar yang dipasang kuat dugaan memakai besi bekas. Ini uang rakyat, harusnya kualitasnya nomor satu," ujar Andi saat memberikan keterangan.
Lebih lanjut, Andi meminta kepada instansi dan dinas terkait untuk tidak tinggal diam dan segera turun ke lapangan guna memeriksa kejanggalan tersebut. Ia berharap ada investigasi menyeluruh agar proyek ini tidak merugikan keuangan daerah dan masyarakat.
"Kami berharap pihak terkait segera melakukan investigasi dan mengecek langsung ke lokasi," tambahnya.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi resmi dari CV Melu Jaya Lestari selaku pihak pelaksana maupun dari dinas terkait di lingkungan Pemda Kabupaten Bogor mengenai dugaan penggunaan besi bekas tersebut.Red RH.